SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Ingin Belajar Forex ? Pelajari 33 Dasar Forex Ini untuk Menjadi Trader yang Sukses


Selamat datang, calon Trader

Saya akan memberitahu anda 2 fakta sebelum memulai:
  • Kalau cuma sekedar bisa forex, caranya sangat mudah
  • Tapi supaya menjadi Trader yang sukses, tidak mudah
Anda mungkin tertarik untuk menjadi Trader Forex setelah mendengar seorang yang menggeluti forex dengan gampangnya mendapatkan penghasilan hanya dengan duduk manis, kemudian kagum dengan mereka.

Atau karena mendengar bahwa forex bisa memberikan kebebasan finansial dan bisa merubah hidup anda dalam sekejap.

Yang manapun alasannya, ini panduan yang tepat buat anda.

Saya tidak hanya akan mengajari anda bisa forex namun saya juga akan mengajari anda teknik dan strategi jitu yang berpeluang menjadikan anda seorang Trader sukses.

Setelah selesai membaca artikel ini, anda akan bisa menciptakan profit anda, yang legit, yang tidak kalah dengan para master trader terbaik indonesia.

Silahkan ambil segelas teh atau kopi, kita akan segera mulai.

…sebelum kita mulai, satu hal lagi:

Hampir semua Trader baru pada akhirnya gagal setelah 1-3 bulan pertama…hanya sedikit yang bisa sukses.

Kenapa bisa begitu?

Karena mereka Trading secara asal-asalan.

Gara-garanya: Tidak menjaga disiplin dalam trading, Trading tanpa rencana, Gagal beradaptasi dengan market, Target yang tidak realistis, Manajemen resiko serta modal yang jelek. Pokoknya serba berantakan.

Lalu karena setiap transaksi loss, akhirnya mereka bosan, frustasi.

Ini bukan mau menakut-nakuti…

…ini benar-benar sering terjadi.

Perencanaan itu luar biasa pentingnya, supaya anda tidak buang-buang waktu, uang, dan tenaga.

Maka dari itu, sebelum kita melakukan trading, kita akan bahas dulu persiapannya.

Panduan ini terdiri dari beberapa bab mulai dari persiapan, instalasi, dan penggunaannya. Silahkan menuju bab yang ingin anda pelajari dari daftar isi ini:

Arti Forex  

Saya tegaskan sebelum anda terjun kedunia forex, wajib hukumnya bagi anda untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai Dasar dasar forex.

Agar nanti tidak bertanya ngalor ngidul lagi ketika membahas bab selanjutnya.

Anda tau kan forex,?

Forex itu singkatan dari ” Foreign Exchange ” , artinya pertukaran mata uang asing.

Harus diketahui, awalnya  forex hanya sekedar sebagai pembayaran luar negeri (internasional).

Namun karena adanya perbedaan suply and demand dalam waktu tertentu, hal ini secara otomatis mengakibatkan adanya fluktuasi nilai mata uang antara satu dengan yang lainnya. 

Kemudian selisih dari pebedaan nilai mata uang pada suatu waktu inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan. 

Lahan bisnis yang sangat empuk. Tepat…!!

Sejak ada pemahaman seperti itu, akhirnya mata uang diperdagangkan dalam sebuah pasar yang disebut forex market.

Forex trading adalah kegiatan Beli (buy) atau Jual (sell) mata uang secara terus menerus dan konsisten untuk mendapatkan keuntungan .

Dapat pula diartikan bahwa forex trading intinya adalah kegiatan menukarkan mata uang yang satu dengan yang lainnya secara terus menerus untuk mendapatkan keuntungan.

Transaksi forex itu unik, berbeda dengan transaksi jual beli lainnya.

Kenapa saya katakan demikian

pada transaksi forex trading kita bisa mendapatkan keuntungan dari dua arah , baik ketika harga itu naik ataupun turun.

Perhatikan contoh berikut:

Keuntungan dari harga naik:
Harga atau Nilai tukar GBP/USD sekarang adalah 1,5000

Artinya 1 GBP = 1,5 USD


( 1 GBP (poundsterling ) jika ditukarkan menjadi USD (dollar) menjadi 1,5 USD )

Sekarang saya memiliki modal sejumlah $150 .

Saya memprediksi bahwa nilai tukar GBP/USD akan Naik

Yang saya lakukan adalah BUY GBP/ USD atau membeli GBP menggunakan USD , dalam arti menukarkan dollar saya menjadi pounds.

Setelah ditukar, $150 saya berubah menjadi 100 pounds .

Selang satu jam Nilai tukar GBP/USD naik menjadi 1,7000
Artinya 1 GBP = 1,7 USD

Yang harus saya lakukan sekarang adalah SELL GBP/USD atau menukarkan kembali 100 Pounds yang saya pegang menjadi dollar.

Setelah ditukarkan 100 pounds saya menjadi $ 170 (100 x 1,7 )

Dari transaksi BUY lalu SELL dalam selang waktu satu jam tadi modal saya berubah dari $150 menjadi $ 170 .

artinya saya mendapatkan keuntungan sebesar $20 .

Kuntungan dari harga turun :
Harga atau Nilai tukar GBP/USD sekarang adalah 1,5000

Saya memprediksi Nilai tukar GBP/USD akan turun .

Sehingga yang saya lakukan adalah SELL GBP/USD . 

misalkan saya mau jual 100 pounds .

Karena saya tidak memiliki pounds yang akan dijual , prosesnya adalah saya meminjam 100 pounds uang broker untuk dijual atau ditukarkan ke dollar.

Setelah ditukarkan 100 pounds tadi berubah menjadi $150.

Selang satu jam nilai tukar GBP/USD turun dari 1,5000 menjadi 1,4000

Artinya 1 GBP = 1,4 USD atau 1 USD = 0,72 GBP

Yang saya lakukan sekarang adalah saya tukar kembali $150 menjadi poundsterling. 

Sehingga saya akan mendapatlan 107 pounds .

Sekarang saya pegang 107 pounds .Dari 107 pounds ini , 100 pounds saya kembalikan ke broker ,dan sisanya 7 pounds ini adalah keuntungan saya .

Dari transaksi SELL lalu BUY dalam selang waktu satu jam tadi modal saya berubah dari 100 pounds menjadi 107 pounds ,artinya saya mendapatkan keuntungan sebesar 7 pounds .

Dalam prakteknya tidaklah serumit penjelasan diatas, karena setiap broker menyediakan system yang mempermudah nasabahnya.

Begitu anda memprediksi harga akan naik, anda BUY . jika ternyata memang NAIK anda CLOSE maka anda untung .

Keuntungan dihitung dari jumlah point yang didapat dikali jumlah lot yang diperdagangkan.

Begitu pula jika anda memprediksi harga akan turun ,anda SELL ,jika ternyata memang TURUN anda CLOSE maka anda untung.

Singkatnya begini, ada sebuah kesempatan besar yang ditawarkan oleh forex trading untuk anda, agar bisa meraih keuntungan kapan pun , dimanapun, dan dalam kondisi market seperti apapun. 
 

Perangkat Dasar untuk trading forex ?  

Ada beberapa basic trading tool yang wajib dibutuhkan untuk bisa memulai bisnis forex diantaranya adalah :

Komputer /Laptop/Smartphone
Perangkat ini digunakan untuk menampilkan grafik pergerakan harga, sehingga kita dapat melakukan analisa untuk kemudian melakukan transaksi. 

Koneksi Internet
Transaksi Forex sistemnya online jadi koneksi internet dengan speed tinggi dibutuhkan untuk terhubung dengan server broker.  

Modal
Dana (Balance) yang akan kita kelola untuk transaksi jual beli Valas (mata uang). 

Pengetahuan dan kemampuan analisa 
Untuk dapat membaca pergerakan harga dengan tepat diperlukan sebuah kemampuan analisa market. 

Untuk memahami trading  forex Ada banyak cara  ,termasuk cara untuk menganalisa pergerakan harga.

Yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk mempelajarinya.  


Forex berbeda dengan bisnis lain

Dalam pembahasan sebelumnya saya sudah menyampaikan bahwa forex itu unik.
dan kali ini saya akan menambahkan beberapa kelebihan forex dibandingkan dengan bisnis yang lain. 

yang membuat forex berbeda dan mempunyai nilai lebih serta patut untuk dijadikan bisnis yang sangat diperhitungkan , diantaranya sebagai berikut :

Boss untuk diri sendiri
Trading dilakukan perorangan. bekerja untuk diri sendiri , tidak butuh bantuan orang lain, tidak ada boss yang harus dipatuhi, tidak ada kekhawatiran di PHK, tidak ada gajian yang ditunggu,  tapi anda sendirilah yang meenentukan jumlah gaji dan kapan waktu anda gajian. 

Tidak terbatas tempat dan wilayah 
 Transaksi Trading Forex menggunakan sistem online, jadi anda bisa menjalankan aktivitas Trading dimanapun anda berada selama ada jaringan internet.

Tidak terikat waktu
Pasar Forex buka 24 jam, jadi anda bebas melakukan transaksi kapanpun yang anda inginkan.

Potensi keuntungan tidak terbatas,
Bisa menjadikan anda kaya dalam waktu singkat. Tentunya  selama anda mampu menghasilkan keuntungan , tidak terbatas.

Modal rendah
Untuk dapat melakukan transaksi trading forex , anda  tidak membutuhkan modal besar, relatif kecil. 

Bisnis for everyone
Karena menggunakan modal yang relatif kecil , setiap orang bisa menjalani bisnis trading forex.  

Demikian beberapa kelebihan bisnis forex dibanding dengan bisnis yang lain versi saya
Anda bisa menambahkan sendiri kelebihan yang lain.

saatnya anda memutuskan untuk memperdalam menekuni bisnis forex apa justru sebaliknya.

Alur bisnis Forex

Saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar lagi.

Sampai pada tahap ini saya percaya anda sudah paham.  

Bahwa Tujuan trading adalah proses untuk mendapatkan keuntungan / profit yg sebesar besarnya. 

Untuk bisa trading ada beberapa mekanisme yang nantinya akan anda lakukan.

Berikut mekanisme yang saya maksud; Pendaftaran, Deposit / setor modal , Trading, lalu penarikan / withdraw , yang semuanya dilakukan secara online .

Lebih jelasnya mari kita bahas satu per satu :

Deposit 
Deposit adalah proses penyetoran modal kepada salah satu broker tertentu untuk dimasukkan ke account kita.sehingga kita memiliki dana untuk melakukan transaksi.

Deposit bisa dilakukan dengan banyak cara 
Misalnya; dengan kartu kredit , via agen pembayaran atau dengan uang elektronik seperti E-gold dan lainnya .

Berapa modal yang perlu di depositkan untuk memulai forex trading ?

Besarnya modal/biaya adalah bervariasi dari $1 s/d tak terbatas.

Dan bagi anda yg baru pertama kali, anda dapat membuka account virtual dimana anda dapat berlatih dahulu sebelum masuk ke pada real trading.

Trading 
Trading adalah proses kegiatan transaksi jual dan beli mata uang.
dilakukan secara online melalui sebuah platform metatrader maupun platform web yang disediakan oleh masing-masing broker.

Withdraw
Withdraw adalah proses penarikan uang dari account di broker ke rekening bank kita. 
seperti halnya deposit, withdraw bisa dilakukan melalui kartu kredit, payment agent dan e-payment .

Dengan mengetahui alurnya maka anda tidak akan bingung lagi, terkait langkah-langkah apa selanjutnya yang nanti akan dilakukan ketika anda sudah menguasai forex.

Apa Itu Forex Currency

Perlu anda pahami bahwa forex tidak seperti pengertiannya.

Kenapa demikian…?

karena tidak semua jenis valuta asing bisa ditransaksikan. 

tapi hanya mata uang asing tertentu, yaitu mata uang yang menjadi pembayaran internasional saja. 

jenis mata uang yang bisa ditransaksikan dalam forex dinamakan Forex Currency.

Ada 8 (delapan) jenis mata uang yang bisa diperdagangkan

kemudian mata uang apa saja yang termasuk dalam Forex Currency itu?
Tabel dibawah ini adalah jajaran mata uang utama yang bisa diperdagangkan di pasar forex :
SIMBOL

NEGARA

MATA UANG

EUR

Euro members

Euro

GBP

Great Britain

Pound

CAD

Canada

Dollar Loonie

USD

Amerika

Dollar

AUD

Australia

Dollar

JPY

Jepang

Yen

NZD

New Zealand

Dollar

CHF

Switzerland

Franc


Perhatikan baik-baik jajaran kolom "SIMBOL". diatas

dari atas sampai bawah semuanya terdiri 3 huruf.

2 huruf pertama merupakan nama negara, 

sedangkan 1 huruf paling akhir merupakan nama mata uang yg berlaku di negara tersebut.

Contoh :


AUD 
=  AU (Australia) + D (Dollar)

GBP  =  GB (Great Britania) + P = Poundsterling

anda harus fokus, pahami dengan seksama sampai benar benar paham Apa arti simbol-simbol tersebut.


Arti Currency Pair dan Cross rate

Kalau tadi kita bahas mengenai forex currency, maka sekarang kita akan bahas mengenai currency pair.

Saya yakin Beberapa dari anda mungkin berpikir bahwa dari kedua istilah tersebut mempunyai nama yang hampir sama.  

perhatikan dengan seksama agar tidak gagal paham.

Currency pair  adalah "pasangan mata uang yang ditransaksikan dalam pasar forex.
contoh GBP/USD. Mata uang (Currency) selalu berbentuk pasangan atau pair.

ketika anda  melakukan transaksi forex itu berarti bahwa  anda telah membeli satu mata uang dan sekaligus menjual satu mata uang lainnya.

semisal nilai rate/kurs untuk pair JPY/USD adalah 1.2500, itu berarti 1 yen JPY adalah 1,25 USD.

Cross Rate  adalah pair atau pasangan nilai tukar mata uang yang quote currency-nya bukan merupakan pair mata uang utama.


lebih sederhananya Cross rate merupakan jenis currency pair atau pasangan mata uang yang tidak menggunakan USD dollar didalam pairnya. perhatikan contoh :

Currency Pair   : GBP/USD       (selalu menggunakan USD dollar sebagai pasanganya)


Cross Rate       : GBP/JPY         (tidak menggunakan USD dollar sebagai Pasanganya)

Pasangan mata uang (pair) selalu terdiri dari 2 quote jenis mata uang yang berbeda

biar anda lebih paham contohnya GBP / USD

GBP Mata Uang yang berada di sebelah kiri yang saya beri warna merah dinamakan base currency.

USD Mata Uang yang berada di sebelah kanan yang saya beri warna biru dinamakan quote currency atau counter currency.

Anda perhatikan pada quote GBP/USD 1.2500, di mana GBP sebagai base currecy dan USD sebagai quote currency. 

Artinya  GBP 1( satu poundsterling) bernilai US$ 1,25 (satu koma dua lima dollar).

Jika quote bergerak dari GBP/USD 1.2500 menjadi GBP/USD 1.2520, maka Poundsterling menguat dan dollar melemah.


tapi sebaliknya jika quote bergerak dari GBP/USD 1.2500 menjadi GBP/USD 1.2300, maka diartikan Poundsterling melemah dan dollar menguat

Jika anda membeli atau BUY GBP/USD  berarti anda membeli base currency (EUR) dan pada saat yang sama anda juga telah menjual quote currency (USD). 


Jika anda menjual atau SELL GBP/USD itu berarti anda menjual base currency (EUR) dan saat yang sama anda juga telah membeli quote currency (USD).

Buy GBP/USD  ------> Buy GBP danSell USD

Sell GBP/USD -------> Sell GBP danBuy USD


Anda sekarang sudah tahu dengan lambang seperti EUR/USD , GBP/USD, USD/JPY dan sebagainya.

Forex Trading Zone

Forex Trading Time Zone adalah zona waktu aktif dari setiap pusat perdagangan . 

seperti yang telah saya jelaskan di awal. 

Pasar spot forex  memang terbuka 24-jam sehari , 

namun tidak semua mata uang yang diperdagangkan bergerak aktif, dikarenakan pusat perdagangannya bisa saja sedang tidak aktif sehubungan dengan perbedaan jam kerja dunia.

serta perlu diketahui juga bahwa; walaupun tiap pusat perdagangan memiliki jam aktif yang berbeda , tetap saja pembukaanya terjadi secara susul- menyusul sehingga dalam 24 jam ini anda akan terus menemukan pusat perdagangan yang sedang buka.

Hal ini membuat  anda dapat melakukan perdagangan baik itu pagi, siang, ataupun malam. 
Mungkin saja saat ini ditempat kita sudah larut malam dan orang-orang sudah tertidur untuk beristirahat,

Namun di belahan dunia lain saat ini sedang siang hari, dimana orang-orang sedang aktif melakukan kegiatan bisnis.

Waktu pembukaan dan penutupan pasar di beberapa pusat perdagangan :


Time Zone New York
GMT
GMT+7
Jakarta(IND)
Tokyo Open
7:00 pm
0:00
07:00
Tokyo Close
4:00 am
9:00
16:00
London Open
3:00 am
8:00
15:00
London Close
12:00 pm
17:00
24:00
New York Open
8:00 am
13:00
20:00
New York Close
5:00 pm
22:00
05:00(esoknya)

Dimulai saat Senin dini hari waktu di belahan NZ/AU sampai dengan Sabtu dini hari di belahan waktu US(new york). Dan tutup total di hari Minggu.

Prosesnya :
Dimulai dari pasar New zealand danAustralia jam 05.00 – 14.00 wib ,

lalu ke pasar asia yaitu Jepang, Hongkong danSingapura jam 07.00 – 16.00 wib ,


lalu pasar eropa yaitu Jerman danInggris jam 13.00 – 22.00 wib


sampai ke pasar Amerika jam 20.30 – 10.30 wib.


Dengan interval waktu yg panjang ini, Anda dapat menyesuaikan kapan trading dengan waktu luang anda.


Dengan mengetahui jam perdagangan ini kita menjadi tahu bahwa untuk meraih banyak profit kita harus mentransaksikan mata uang dari suatu negara yang pusat perdagangannya sedangg aktif. 

Artinya jika mau mentransaksikan AUD maka waktunya adalah pagi hari , JPY di siang hari , EUR dan GBP di sore hari dan USD di malam hari .

Forex Laverage dan Margin  

Leverage; adalah pinjaman dari broker yang diberikan kepada trader, sehingga dana yang dimiliki trader memiliki daya beli yang lebih besar. 

Leverage dituliskan dalam rasio perbandingan, misal 1:1, 1:100, 1:500, dan sebagainya. Artinya, kalau dana anda  $100 jika menggunakan  leverage 1:100 maka $100 tersebut memiliki kekuatan 100 kali lipatnya setara $10.000.

Karena dalam forex trading besarnya transaksi diukur dengan satuan Lot dimana 1 lot senilai $100.000 , 

maka ketika anda mau bertansaksi sebanyak 1 lot , anda tidak perlu menyediakan uang sebanya $100.000 , tapi hanya berapa persennya saja sesuai dengan leverage yang digunakan.

Margin; adalah uang jaminan yang ditahan sementara oleh broker sewaktu anda melakukan trade , dan akan segera dikembalikan ke account anda setelah anda menutup/liquid posisi yang anda buka.

Misalnya  account anda menggunakan leverage 1:100 

maka ketika anda hendak transaksi sejumlah $1000 , anda cukup menyediakan 1%  nya saja yaitu sejumlah $10 untuk diserahkan kepada broker dan dijadikan jaminan.

Dengan menyerahkan jaminan itu , kini anda berhak menggunkan uang broker dan melakukan transaksi sebesar $1000 .

Contoh lain :
 Anda memiliki modal $500 dan broker anda memiliki leverage 1:100 ,
maka bila anda ingin buy sebesar 1 lot mini ($10.000) , modal pada account anda akan diambil oleh broker sebesar $100 (1% x 10.000) dan sisanya sebesar $400 tetap pada account anda digunakan untuk menahan loss .

Dan bila suatu saat anda telah melikuidasi posisi buy tersebut maka margin yang $100 tadi akan dikembalikan ke account anda .

Keuntungan dengan adanya leverage adalah bahwa dengan modal lebih kecil anda dapat mentransaksikan uang dalam jumlah besar .

Sehingga potensi keuntungan dari mentraksaksikan uang dalam jumlah besar ini besar pula .
Berikut ini adalah perbandingan jika anda mengunakan leverage dan tanpa keverage :
Dengan mengetahui tentang leverage dan margin ini diharapkan anda bisa melihat bahwa dalam bisnis forex , 

dengan modal minimal anda bisa mentransaksikan uang dalam jumlah besar ,
sehingga anda juga berpeluang menghasilkan profit dalam jumlah besar yang  melebihi keuntungan jika uang anda digunakan untuk bisnis konvensional.

Open High Low Close

Perlu anda ketahui bahwa dalam forex trading dikenal 3 jenis grafik atau chart untuk di analisa yaitu line chart , bar chart dan candlestick chart

Dari ketiga jenis grafik tersebut masing-masing menyediakan data untuk dianalisa oleh trader, sehingga trader bisa mengambil keputusan dari data yang diberikan oleh chart 
tersebut. 

Data yang diberikan oleh chart itu adalah :
High; adalah rekor Harga tertinggi dari saat pembukaan (open) sampai akhir (closing) periode tertentu.

(contoh : pada chart periode / timeframe 5 menit, maka harga tertinggi yang terjadi selama 5 menit itu merupakan harga high)

Low; Rekor Harga terendah dari saat pembukaan (open) sampai akhir (closing) periode tertentu. 

(contoh : pada chart periode / timeframe daily, maka harga terendah yang terjadi selama hari itu merupakan harga low)

Open; Harga pembukaan periode tertentu. (contoh : pada chart periode / timeframe 5 menit, harga diawali dengan harga 2.0000. Maka harga open pada range 5 menit itu adalah 2.0000)

Close; Harga penutupan periode tertentu. (contoh : pada chart periode / timeframe 5 menit pada contoh di atas di akhiri dengan harga 2.0050. Maka harga close pada range 5 menit adalah 2.0050)

Jika dituangkan dalam sebuah candlestick , maka posisi Open , High, Low dan Close itu seperti ini : (GAMBAR)

Dengan mengetahui bagian dari sebuah chart khususnya bar chart dan candlestick chart  , 
diharapkan anda bisa menggunakan data dari tiap bagian tersebut untuk digunakan sebagai salah satu penyusun dalam pengambilan keputusan apakah BUY atau kah SELL .

Market Order

Singkatnya begini…….

Market order pada intinya anda melakukan transaksi pada harga yang berlaku saat itu. 

Untuk Buy berarti membeli harga “ask” yang berlaku pada saat itu juga, atau untuk Sell berarti menjual pada harga “bid” yang berlaku pada saat itu juga

Misalnya  harga EUR/USD pada saat itu menunjukkan 1.2934/1.2938.

Ini berarti jika anda pada saat itu mau melakukan transaksi secara market order , 

 maka jika anda melakukan Buy , harga EUR/USD yang anda dapat dari broker adalah 1.2938 

Dan jika anda melakukan Sell , maka harga EUR/USD yang ditawarkan broker adalah 1.2934 .

Pending Order

Pending order adalah order otomatis untuk membuka posisi Buy or Sell jika harga yang anda order tercapai. 

Bila harga yang anda order belum tercapai, maka pending order masih akan aktif dan akan menunggu hingga harga yang anda order tersentuh.

 Pending order dapat dibagi menjadi 2 yaitu Pending Order Stop dan Pending Order Limit.

Bila anda memprediksi bahwa market akan bergerak lebih tinggi jika menembus suatu batasan harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Buy pada saat market menyentuh batasan itu , gunakan Stop Order Buy.

Bila anda memprediksi bahwa market akan bergerak terus turun kebawah jika menembus suatu batasan harga tertentu yang lebih rendah dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Sell pada saat market menyentuh batasan itu ,  gunakan Stop Order Sell.


Bila anda memprediksi bahwa market akan memantul ke atas jika menyentuh suatu batasan harga tertentu yang lebih rendah dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Buy pada saat market menyentuh batasan itu , gunakan Limit Order Buy.

Bila anda memprediksi bahwa market akan balik arah ke bawah jika menyentuh suatu batasan harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Sell pada saat market menyentuh batasan itu , gunakan Limit Order Sell.


Masa aktif Pending Order
Walaupun kita memprediksi arah market dan telah membuat pending order, adakalanya kondisi market itu berubah tidak sesuai dengan prediksi kita.

Jika pending order itu di eksekusi , padahal kondisi marketnya sudah berubah, hal ini bisa menimbulkan kerugian . 

Oleh karena itu kita perlu mengatur sampai kapan pending order kita aktif. Beberapa pilihan untuk men setting pending order kita :

GTC (Good Till Cancelled)
Good Till Cancelled berarti pending order akan tetap aktif tanpa ada batas waktu, sampai kita  melakukan cancel secara manual. 


GTC merupakan default dari Pending Order.

GTD (Good Till Date)
Good Till Date berarti pending order akan tetap aktif hingga batas waktu yang kita setting


OCO (Order Cancels Other)
Order Cancels Other berarti kita mengorder 2 pending order sekaligus. Jika salah satu pending order tersentuh, maka otomatis order lainnya akan dibatalkan.


Dengan memahami market order dan pending order ini , saya harap anda menjadi paham bahwa kita tidak perlu selalu didepan komputer untuk mengamati gerakan market dan bertransaksi. 

Kita bisa bertransaksi pada suatu level harga yang kita inginkan tanpa kita harus hadir ketika harga menyentuh level itu , dengan cara membuat pending order . 

Dengan demikian trading forex menjadi mudah karena kita tidak perlu sabar menunggu gerakan market .

Margin Call  

Margin Call
Margin call berarti likuidasi secara “paksa” yang dilakukan oleh broker karena account anda tak memiliki dana yang cukup untuk mengcover/menutupi posisi anda yang merugi.

Dasar untuk menentukan Margin Call biasanya ada 2 yaitu :

1. Margin Level
Sistem margin level digunakan pada platform MetaTrader.

Misalnya broker menentukan Margin Call terjadi jika Margin Level 5%  , maka ketika Equity =  5% x “Margin yang digunakan”    , margin call akan terjadi. 

Sehingga satu per satu posisi yang terbuka akan ditutup otomatis oleh broker hingga dana trader cukup untuk mengcover loss .

Rumus perhitungan margin level adalah :

Margin Level = Equity / Margin yang digunakan

Equity merupakan Balance anda setelah ditambah/dikurangi profit danloss berjalan .

Pada platform MetaTrader, seorang trader tak perlu menghitung Margin Level secara manual, 

karena bila ada open posisi otomatis Margin Level akan nampak pada Tab “Trade” dalam satuan persen (%). 

Yang perlu trader lakukan adalah menjaga agar Margin Level tidak mendekati batas Margin Call broker. (misalnya 5%)

2.  Modal awal – Margin – Loss = 0
Ada juga broker yang menentukan margin call bila Modal awal – Margin yang digunakan – Loss total = 0. 


Artinya akan terjadi margin call jika free margin anda benar – benar habis.

Misalnya : Anda deposit modal sebesar $500. Jika anda membuka 1 posisi trading GBP/USD sebesar 1 lot (100.000) dengan leverage 1:500 membutuhkan margin sebesar $200. 

Maka modal yang ditahan sementara sebagai jaminan (margin) untuk membuka 1 lot gbp/usd adalah $200.

Jadi sisa margin anda tersebut untuk menahan loss adalah : $500 – $200 = $300
Jika arah market berlawanan dengan prediksi anda , dan floating loss (rugi) anda mencapai $300 maka tak ada margin / dana tersisa untuk menahan loss,

sehingga satu per satu posisi anda akan ditutup otomatis oleh broker. 

Kemudian margin $200 yang dilock sementara sebagai jaminan untuk open 1 posisi GBP/USD tersebut, akan kembali masuk ke account anda setelah posisi anda di close . Sehingga margin anda tersisa $200 saja .

Dengan mengetahui tentang margin call ini saya harap sebelum melakukan transaksi anda sudah memperhitungkan berapa banyak yang akan ditransaksikan ,

 dan berapa kerugian yang bisa tanggung , sehingga tidak sampai terjadi margin call.

Analisa Forex

Analisa adalah kegiatan memperhitungkan , menimbang , dan mengukur kejadian atau data masa lalu dan sekarang untuk memprediksi arah pergerakan harga di masa depan
Ada dua jenis analisa yang dikenal dalam dunia trading yaitu :

1. Analisa Fundamental
Secara instan analisa fundamental adalah analisa yang didasarkan pada kondisi serta berita ekonomi yang terjadi pada suatu Negara saat ini.

2. Analisa Teknikal
Secara instan analisa teknikal adalah analisa yang didasarkan pada data grafik pergerakan harga dimasa lalu.

Dari masing-masing analisa tersebut ,keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan dibandingkan satu sama lain.

Namun pada prinsipnya kedua jenis analisa ini sama-sama membantu trader untuk mengambil keputusan apakah BUY atau SELL .

Dua jenis forex analysis ini akan dibahas secara detail pada belajar forex bagian selanjutnya.

Untuk saat ini anda cukup tahu dulu bahwa ada 2 jenis cara menganalisa untuk menghasilkan prediksi pergerakan maret.

Belajar Analisa Fundamental

Pada belajar forex bagian 6 ini anda akan belajar tentang analisa fundamental dan jenis berita serta efeknya .

Analisa fundamental adalah analisa yang mengandalkan berita-berita yang terjadi di pasar dunia. Atau yang sedang beredar di market.

Kandungan berita ini menjadi penggerak emosi market trader untuk menentukan nilai suatu mata uang, saham, atau instrumen yang lain.

Salah satu contohnya adalah kenaikan suku bunga Bank Sentral oleh The Fed (bank sentralnya US) dapat berarti menguatnya Dollar. 

Naiknya harga petrolleum akan mengerek saham-saham yang berhubungan dengan komoditas, dsb.

 Jika anda tidak menyukai analisa yang rumit-rumit(hitungan, grafik, dsb), maka kini saatnya anda untuk mempelajari analisa fundamental ini.

Untuk mempelajari analisa fundamental dengan benar maka anda harus mempelajari ilmu ekonomi, financial secara makro. 

Misalnya mengapa kenaikan suku bunga dapat menjadikan nilai mata uang menguat. Disini tidak akan dijelaskan secara mendetail tentang hukum-hukum ekonomi tersebut. 

Namun ada beberapa berita(indikator ekonomi) yang sekiranya dapat anda gunakan sebagai acuan.

Kondisi politik danperekonomian Amerika sangat berpengaruh kepada kondisi perekonomian dunia, 

karena itu news dan data ekonomi AS sering dijadikan sebagai acuan oleh para investor terhadap pergerakan mata uang utama dunia.

No Indikator ekonomi Naik / Turun  US $
1 Average Earning Naik Menguat
2 Balance of Payment Naik Menguat
3 Budget Deficit Turun Menguat
4 Business Inventories Turun Menguat
5 Capacity Utilization Naik Menguat
6 Car Sales Naik Menguat
7 Chicago PMI (Purchasing Management Index) Naik Menguat
8 Constuction Spending Naik Menguat
9 Consumer Confidence Index (CCI) Naik Menguat
10 Consumer Credit (CI) Naik Menguat
11 Consumer Price Index (CPI) Naik Menguat
12 Consumer Spending (Expenditure) Turun Menguat
13 Cost of Living Naik Menguat
14 Current Acount Turun Menguat
15 Corporate Profit Naik Menguat
16 Deflasi Naik Menguat
17 Discount Rate Naik Menguat
18 Durabel Goods Orders Naik Menguat
19 Econimic Monetary System (EMS) Naik Menguat
20 Factory Orders Naik Menguat
21 Federal Budget Naik Menguat
22 Federal Reserve Fund Naik Menguat
23 Gross Domestic Product (GDP) Naik Menguat
24 Gross National Product (GNP) Naik Menguat
25 Housing Start Naik Menguat
26 Industrial Productions Naik Menguat
27 Invisible Trade Turun Menguat
28 Jobless Claims Turun Menguat
29 Leading Indicator Naik Menguat
30 Money Supply (M1, M2, M3, M4) Naik Menguat
31 National Association Naik Menguat
32 (NAPM) Naik Menguat
33 Non Farm Payrolls Naik Menguat
34 Personal Expenditure Naik Menguat
35 Personal Income Turun Menguat
36 Prime Rate Naik Menguat
37 Product Price Index (PPI) Naik Menguat
38 Public Sector Debt Repayment Naik Menguat
39 Retail Sales Turun Menguat
40 Trade Balance Naik Menguat
41 Trade Devicit Turun Menguat
42 Trade Weighted Index Turun Menguat
43 Unemployment Rate Turun Menguat
44 Unit Labour Cost Naik Menguat
45 Value Added Tax Naik Menguat
46 Visible Trade Naik Menguat

Setelah anda mengetahui hal ini, pertanyaaanya adalah dimana saya bisa memperoleh data2 atau berita tersebut. Anda tidak perlu repot-repot, dengan berkembangnya internet Anda dapat memperoleh data/berita2 dengan sangat cepat dan mudah.

Arti Berita Fundamental

ARTI BERITA – BERITA EKONOMI DALAM ANALISA FUNDAMENTAL

All Industries Index 
Indeks ini menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua indeks perindustrian.


Average Hourly Earnings
Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi.


Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.

Business Inventories 
Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual.


Merupakan salah satu komponen dalam perhitungan GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.


CBI Survey 
Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal bagi semua. 


CBI menerbitkan survei tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan ekspor/impor.

Chicago PMI (Purchasing Managers’ Index) 
Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup survey meliputi baik sektor indusri, maupun sektor non-industri (yang jarang disadari oleh para pelaku pasar).


PMI sendiri merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja.


Angka indeks di atas 50 berarti sektor bisnis mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur aktivitas produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.


Consumer Confidence 
Data ini mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa perekonomian. 


Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan GDP tinggi. 

Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.

Consumer Price Index (CPI) 
Adalah data yang mengukur rata-rata perubahan harga yang dibayarkan oleh konsumen (dalam rata-rata) untuk sekelompok barang dan jasa tertentu. CPI merupakan indikator inflasi yang paling umum digunakan dan dianggap juga sebagai indikator keefektifan kebijakan pemerintah.


Naiknya CPI mengindikasikan naiknya tingkat inflasi yang akan menyebabkan turunnya harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Tidak seperti indikator inflasi lainnya, yang hanya mencakup barang- barang produksi lokal, CPI juga mencakup barang-barang impor. 


Kelemahannya ada pada kecilnya jumlah sampel yang diambil. Para analis biasanya lebih fokus pada Core (Inti) CPI, varian dari CPI yang tidak mencakup komponen-komponen yang perubahan harganya paling tidak stabil. 

Core CPI dinilai lebih akurat dalam mengukur tingkat inflasi.

Current Account 
Adalah selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan. 


Dalam perhitungannya, Current Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator tren perdagangan luar negeri.

Durable Goods Orders 
Adalah data yang menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk kategori tahan lama (barang yang usia manfaatnya 3 tahun atau lebih).


Existing Home Sales
Adalah sebuah laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali rumah.


Factory Orders 
Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). 


Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal. 

Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. 

Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.

Federal Open Market Committee (FOMC) 
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. 


FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam sistem Federal Reserve. 

Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.

FOMC Minutes 
Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang pertemuan yang diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.


Gross Domestic Product (GDP) 
Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut.


GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor. 

Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis:

1) advanced – rilis pertama.


2) preliminary – revisi pertama.


3) final – revisi kedua dan terakhir. Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.


Help-wanted Index. 
Adalah indeks yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 51 koran yang tersebar di seluruh Amerika Serikat.


Ketua Federal Reserve, Alan Greenspan, seringkali membicarakan dan mengamati indeks ini, sebab indeks ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.

H I C P 
Kurang lebih sama dengan Consumer Prices Index (CPI). Merupakan indikator inflasi yang dipakai oleh European Central Bank (bank sentral Eropa).


Housing Starts & Building Permits 
Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah pembangunan unit perumahan baru per bulannya. Sebagian besar data Housing Starts dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permits) untuk pembangunan rumah. 


Data ini termasuk indikator utama. Pentingnya data ini terletak pada kemampuannya untuk memicu perubahan kondisi perekonomian, memprediksi perubahan tingkat pertumbuhan.
Turunnya jumlah unit perumahan baru dapat memperlambat perekonomian dan mendorong ke arah resesi. Sebaliknya, peningkatan pada jumlah unit perumahan baru
mengindikasikan tumbuhnya perekonomian.


Peningkatan bulanan yang melebihi perkiraan diartikan sebagai indikasi naiknya tekanan inflasi.


IFO Survey 
Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per bulan oleh Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman,


indeks IFO secara umum dinilai sebagai indicator penting tentang aktivitas perekonomian, dan terkenal kehandalannya dalam mengindikasikan perubahan tren pada tingkat pertumbuhan
perekonomian Jerman. 


Responden survey ini meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.

Industrial Production 
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain).


Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. 


Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).

Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.


Industrial Production & Capacity Utilization 
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). 


Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial
Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan.

Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).

Sementara Capacity Utilization merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini naik-turun sejalan dengan siklus bisnis. Naiknya tingkat


produksi akan menyebabkan naiknya juga data ini. 


Namun, sangat tingginya tingkat kesulitan dalam menyusun data ini menyebabkan market kurang mempercayai tingkat akurasinya Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Industrial Production & Manufacturing Production 
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). 


Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial
Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan.

Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca). 

Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Institute for Supply Management (ISM) Index 
Sebelumnya dikenal dengan NAPM, efektif berubah sejak Januari 2002.
Merupakan survei penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh Institute for Supply Management (ISM).


Laporan biasanya dikeluarkan pada hari pertama kerja pada tiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detail tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain.

Survei ini dikenal dengan keakuratan timeliness (jangka waktu) nya, luasnya informasi yang ada,


dan angka yang tertera pada headline-nya merupakan fungsi dari enam komponen utama : 

pembayaran harga, order baru, supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment. Perlu dicatat, ketiga komponen terakhir merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara tiga komponen sebelumnya merefleksikan
kekuatan demand (permintaan).


Dapat dilihat bagaimana trend relatif antara dua kelompok tersebut (supply dan demand) menggambarkan balance antar dua kekuatan tersebut, dan hal ini memberikan pandangan bagi kebijakan-kebijakan Federal Reserve.


Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut, angka 50 atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang, sementara angka di bawah 50 menunjukan adanya penyusutan.


Leading Indicators 
Adalah gabungan dari beberapa indikator ekonomi lainnya. Indeks ini disusun untuk mendapatkan sinyal tentang tren perekonomian yang lebih up-to-date (terkini) dan konsisten.


M4 – Money Supply 
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian. 

Merupakan jumlah dari:

Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas;


Jumlah pinjaman dari bank, kepada perseorangan, perusahaan dan bank-bank lain;


Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah.


Para pakar moneter meyakini bahwa Money Supply ini adalah indikator yang bagus untuk memprediksi tingkat inflasi.

Namun, korelasinya menjadi tidak dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80’an.

Net Capital Flows 
Adalah data yang menghitung selisih bersih dari total dana/modal yang masuk dan keluar.


New York Empire State Manufacturing Index 
Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini mewakili berbagai macam sektor industri.


Personal Consumption Expenditures (PCE) 
Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang-barang dan jasa.


Komponen data ini terdiri dari pengeluaran- pengeluaran rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis barang baik tahan lama, tidak tahan lama, maupun jasa.

Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey) 
Adalah survey bulanan terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey dan Delaware. 


Perusahaan yang disurvey mengindikasikan perubahan pada seluruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian mereka. 

Yang ditanyakan meliputi tenaga kerja, jam kerja, pesanan-pesanan, persediaan barang, pengiriman, pembayaran-pembayaran dan penerimaan-penerimaan.

Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol.

Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala hal yang berhubungan dengan industri. 

Dinilai akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.

Purchasing Managers’ Index (PMI) 
PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja.


 Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.

Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.

Productivity 
Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per unit. Menggabungkan input buruh dan modal. 


Harga unit dari komponen buruh adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah. 

Pentingnya produktivitas telah berkembang beberapa tahun terakhir sejak Federal Reserve telah mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat inflasi.

Producer Price Index (PPI) 
Adalah sekumpulan indeks yang menghitung tingkat perubahan harga jual barang dan jasa pada periode waktu tertentu yang diterima oleh para produsen domestik. 


Singkatnya, PPI mengukur tingkat perubahan harga dari perspektif penjual.
Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tekanan inflasi. 

Tetapi karena memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.

PSNCR – Public Sector Net Cash Requirement 
Adalah jumlah uang yang harus dipinjam pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. 


Sebab pemerintah seringkali mengeluarkan lebih dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk menambah kekurangannya adalah dari meminjam.

Real GDP 
Para pakar makroekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya (Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.


Retail Sales
Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan komponen pengeluaran untuk sektor jasa di dalamnya. 


Data bulanan ini menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun daripenjualan bulan sebelumnya.

Tertiary Index 
Adalah data yang menghitung tingkat permintaan sektor jasa.


TICS / Foreign Purchases of US Securities 
Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.


Trade Balance
Trade balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu.


 Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).

Unemployment Rate 
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. 


Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).

University of Michigan Consumer Sentiment Index 
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. 


Merupakan indikator kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan.

Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.


Data survey diambil dengan cara mengeposkan kuesioner ke 5.000 rumah tangga di seluruh negeri sebagai sampel yangmewakili, kurang lebih 3.500 diantaranya merespon. 

Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu ;

(1) rating kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, 

(2) rating kondisi usaha dalam enam bulan, 

(3) ketersediaan lapangankerja di lingkungan rumah tangga tersebut,

(4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan 

(5) penghasilan keluarga dalam enam bulan.

Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. 

Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.

Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. 

Tingginya tingkat pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.

Weekly Initial Jobless Claims 
Adalah rata-rata per minggu jumlah klaim baru untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. 


Data ini menyediakan laporan yang up-to-date, meski juga seringkali keliru, tentang tren perekonomian, dengan peningkatan (penurunan) pada data ini berpotensi mengindikasikan terjadinya pelambatan (percepatan) tingkat pertumbuhan tenaga kerja.

Karena dirilis mingguan, data ini bisa menjadi sangat sensitif dan fluktuatif. Para analis lebih memilih rata-rata pergerakan per 4 minggu dari data ini untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

ZEW Current Situation dan Economic Sentiment 
Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.


Dengan mengetahui arti berita ekonomi ini saya harap anda lebih mengetahui tentang waktu trading , karena stiap berita ekonomi masing-masing menimbulkan efek yang berbeda pada gerak market, 

maka ketika berita itu muncul anda bisa memilih sikap apakah menunggu efek berita reda atau bertransaksi menunggangi efek berita itu .

Trading News Strategy

Pada belajar forex bagian  ini anda akan belajar bagaimana transaksi berdasarkan berita ekonomi .

Cara Trading  Berdasarkan News

Pada dasarnya…!!

Trading Forex berdasarkan news (News Trading) merupakan teknik trading dengan cara membandingkan selisih hasil aktual economic news dengan nilai forecast (prediksi) dari news tersebut.

Umumnya jika selisih antara nilai aktual dan nilai forecastnya cukup besar, maka pergerakan harga akan lebih drastis daripada jika selisihnya sedikit atau sesuai dengan prediksi

Tapi sekali lagi, ada faktor-faktor lain yang perlu anda perhatikan bila ingin menggunakan teknik News Trading

Faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan untuk News Trading:

  • Jenis-jenis economic news apa saja yang dianggap penting oleh pasar dan berpotensi menyebabkan pergerakan harga yang cukup besar (drastis). Semakin penting maka biasanya pergerakan harga yang terjadi juga semakin besar
  • Berapa besar selisih nilai aktual dan forecast (prediksi) dari news. Semakin besar selisih nilai aktual dengan forecast, semakin besar pula pergerakan harga yang terjadi.
  • Range High-Low Daily (Range Harian) beberapa saat sebelum news diumumkan. Semakin kecil range harian dari mata uang yang bersangkutan sebelum pengumuman news, biasanya pergerakan harga relatif lebih besar
  • Jenis Pair mata uang yang anda gunakan, Spread yang membesar, dan Slippage. Ada pair tertentu yang sedikit “aneh”, karena meskipun ada news yang seharusnya cukup penting untuk pair tersebut, tapi tidak terjadi pergerakan harga yang cukup besar, bahkan ada kalanya harga hampir tak bergerak. Ada broker forex tertentu yang sengaja membesarkan spread sewaktu pengumuman news penting. Juga seringkali terjadi slippage (harga yang tak sesuai) antara harga yang anda order dengan yang anda dapatkan.
Teknik Trading Forex Berdasarkan News 
Ada 2 cara yang sering digunakan trader untuk trade forex berdasarkan news (News Trading):

  1. Menggunakan Stop Buy dan Stop Sell Order
    Teknik ini dilakukan dengan menggunakan Stop Buy dan Stop Sell pending order sebelum news penting diumumkan.
Keuntungannya adalah jika harga bergerak tidak sesuai prediksi, masih memungkinkan untuk mendapat profit.

Resikonya dapat diminimalkan dengan cara menginput stop loss yang disesuaikan dengan jenis news tersebut.Kelemahan dari teknik ini adalah jika terjadi whipsaw, 

yaitu ketika pasar bergerak tak beraturan ke 2 arah yang berbeda secara cepat (contoh : harga naik, turun, dan naik lagi dalam waktu yang relatif singkat)
  1. Trade Langsung di harga pasar pada saat news diumumkan.
    Teknik ini dilakukan dengan cara membandingkan selisih nilai aktual dan forecast dari news tertentu.
Jika selisihnya cukup besar maka trader akan langsung open buy atau sell pada harga market.Keuntungan dari teknik ini adalah kemungkinan untuk mendapatkan profit yang lebih besar daripada teknik 1 di atas.

Kelemahannya adalah jika pergerakan pasar tidak berlangsung semestinya, maka trader yang bersangkutan akan mengalami loss yang cukup besar karena tak ada stop loss untuk melindungi posisinya tersebut. 

Jika anda ingin menggunakan teknik ini maka sebaiknya broker forex anda memiliki eksekusi instan dan anda memiliki sumber news yang sangat baik. Bagi anda yang masih pemula, sebaiknya jangan menggunakan teknik ini karena sangat beresiko

Analisa Teknikal Forex

Analisa teknikal adalah analisa untuk menentukan arah pergerakan harga dimasa depan dengan menggunakan grafik data masa lalu dan data sekarang.

Analisa teknikal fokus pada Harga.Karena harga adalah refleksi transaksi antara penawaran dan permintaan dari para trader.

Jika harganya naik ini menunjukan banyaknya permintaan dibandingkan penawaran.juga sebaliknya jika haranya turun ini menunjukan terlalu banya penawaran dibandingkan dengan perminataan .

Analisa teknikal yang baik adalah analisa dengan cara yang simple.karena semakin rumit sebuah analisa ,

terkadang membuat bingung seorang trader dalam mengambil keputusan.



Karena fokus pada harga, 

analisa teknikal dapat menjawab pertanyaan “ Ada apa dengan harganya? Kemana akan bergerak?”

Inti dari menganalisa secara teknikal adalah anda akan memprediksi arah grafik market dengan cara membaca pola candlestick , pola chart , indikator , support , resistence , garis trend dan lainnya .

Setelah anda mengetahui prediksi arahnya , selanjutnya segera ambil keputusan untuk melakukan transaksi.

Kelebihan dan Kelemahan Analisa Teknikal

Kelebihan analisa teknikal adalah :

Fokus pada harga
Karena tujuan kita menganalisa adalah untuk memprediksi pergerakan harga dimasa mendatang,


maka masuk akal untuk memfokuskan diri pada pergerakan harga,baik harga masa lalu maupun harga yang sedang terjadi.sehingga kita tidak dipusingkan dengan berita apa yang beredar.

Adanya Entry point dan Exit point
Dengan analisa teknikal kita dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk transaksi (entry point) dan kapan waktunya untuk keluar dari pasar (exit point) dengan jelas.


Sehingga kita tidak membuang waktu untuk transaksi yang tidak efektif.

Mudah
Dengan adanya history data pada grafik kita dapat mebaca apa yang sedang terjadi dengan market.sehingga begitu melihat sebuah peluang kita dapat langsung bertransaksi.


Kelemahan Analisa teknikal diantaranya :

Data yang ditampilkan sangat terlambat
Data yang dihasilkan oleh Indikator-indikator pada analisa teknikal itu mengunakan data sebelumnya ,


sehingga pada saat Data dari indikator mengatakan harga akan NAIK, sebenarnya harga itu sendiri sudah naik.

Tidak Objektif
Sebuah data yang ditampilkan pada grafik analisa teknikal dapat menimbulkan penafsiran yang berbeda oleh setiap trader.


Memiliki level harga yang berubah-ubah
Dalam analisa teknikal dikenal adanya level support dan resistance ,yaitu level kritis yang dapat menjadi titik tolak harga balik arah. 


Namun dalam kenyataannya level ini selalu berubah ,terkadang lebih tinggi atau lebih rendah. Hal ini banyak membuat trader tertipu.

Dengan melihat kelebihannya dan kelemahannya , anda harus bisa memanfaatkan sisi kelebihannya dan coba mengantisipasi kelemahannya.

Jenis-Jenis Indikator Analisa Teknikal

Forex Indikator
Bisa menghasilkan profit dalam bisnis forex trading adalah impian setiap trader. 

Oleh kerena itu semua trader berusaha untuk bisa menang pada setiap transaksi yang dilakukannya.

Dalam rangka membuat setiap transaksi menjadi win inilah peran sebuah analisa sangat diperlukan .

Oleh karena itu usaha untuk meningkatkan kualitas ini mutlak dilakukan.Yang paling mencolok mungkin terlihat pada analisa secara teknikal.

Sampai saat ini ada berbagai macam teknik dan cara analisa teknikal , namun tujuannya sama yaitu sebuah kemenangan.

Dilihat dari independensinya , analisa teknikal dibagi menjadi 2 yaitu :


1. Blind Tecnical Analysis Yaitu analisa teknikal tanpa menggunakan indikator , dalam blind analysis kita hanya menganalisa sebuah grafik.

2. Tecnical Analysis with indicator
Yaitu analisa teknikal dengan menggunakan berbagai indikator untuk menentukan arah market selanjutnya . 


Yang paling banyak digunakan oleh para trader adalah model analisa dengan indikator.Hampir di atas 90% trader menggunakan bantuan indikator dalam memprediksi arah market selanjutnya.

Apa sebenarnya indikator itu ?

Indikator adalah sebuah alat atau tool yang memberikan data dari hasil perhitungan formula tertentu untuk mengukur dan menilai kondisi market sehingga trader bisa memprediksi arah market selanjutnya .

Dalam dunia trading forex istilah indikator ini lebih dikenal dengan indikator forex.
Jumlah indikator forex sampai sat ini telah mencapai ratusan dan masih akan terus diciptakan indikator baru lagi untuk lebih membantu trader menghasilkan profit.

Dilihat dari periode pembuatannya indikator forex ini dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Indikator klasik , contohnya : trend line , moving average
2. Indikator modern, seperti : ADX, Ichimoku kinkoHiyo dan lainnya

kemudian berdasarkan fungsinya indikator forex dibagi menjadi 3 yaitu :


1. Indikator untuk menentukan trend , misalnya : parabolic SAR , moving average , Bollinger band
2. Indikator untuk mengukur kejenuhan pasar, contohnya : RSI, Stochastic oscilator

3. Indikator untuk mengukur kondisi pasar , misalnya : Bollinger bands , Volume
Dilihat dari tampilannya indikator forex dibagi menjadi 2 yaitu :
  • Indikator Oscilator , yaitu indikator yang tampilannya pada windows tersendiri yang gerakannya bolak balik pada batasan nilai tertentu .Misalnya :RSI, Stochastic oscilator
  • Indikator Trend , yaitu indikator yang tampilannya menyatu pada grafik yang sedang dianalisa , misalnya : moving average
Dalam penggunaannya , biasanya ketika melakukan analisa kita hanya menggunakan 1 sampai 3 jenis indikator saja. 

Karena semakin banyak indikator yang digunakan , semakin menimbulkan kebingungan dan keraguan untuk masuk pasar dan membuka posisi .

Selain itu penggunaan indikator juga disesuaikan dengan strategi yang digunakan , misalnya jika kita menggunakan strategi breakout,

maka indikator yang diperlukan adalah bollinger band dan volume .

Namun pada intinya penggunaan indikator ini harus bijaksana sesuai tujuan awal bahwa fungsi indikator adalah untuk membantu trader memprediksi arah market berikutnya.

Forex Chart

GRAFIK
Dalam analisa teknikal dikenal ada tiga macam grafik atau chart yang dapat kita analisa untuk menghasilkan keputusan .yaitu :

Line Chart

Line chart adalah grafik yang ditunjukan dengan sebuah garis . Garis ini diambil dari harga penutupan pada periode tertentu.


Line Chart biasanya tidak dapat dijadikan acuan untuk mengambil keputusan,kecuali dikombinasikan dengan indikator .



Bar Chart

Bar Chart adalah grafik yang terbentuk dari kumpulan batang harga yang memberikan kita informasi berupa Harga Pembukaan (open), Harga Tertinggi (High) , Harga Terendah (low) dan Harga Penutupan (close) .


Bar Chart bias dikatakan lebih komplit daripada Line Chart karena dengan hanya 1 (satu) bar chart saja sudah memberikan informasi yang cukup untuk mengambil keputusan.



Candlestick Chart

 
Candlestick Chart adalah grafik yang terbentuk dari kumpulan harga yang berbentuk batang lilin. 


Tidak jauh berbeda dengan Bar Chart ,didalam candlestick chart kita amemperoleh informasi tentang Open,High,Low dan Close dari periode tertentu.

Hanya saja bentuknya berbeda dengan Bar Chart,Bentuk dari candle stick chart lebih gemuk.

Dengan mengetahui beberapa jenis chart ini , anda bisa memilih jenis chart mana yang lebih mudah digunakan untuk anda .

Candlestick

Candlestick terdiri dari badan (body) dan ekor(shadow).Analisis candle menggunakan data Harga Pembukaan(open),Teringgi (high),Terendah(low) dan Penutupan (close) .


Jika harga penutupan diatas pembukaan maka body candle biasanya berwarna terang atau putih .Jika harga penutupan dibawah pembukaan maka body candle biasanya berwarna gelap atau hitam .

Sedangkan garis yang berada diatas body disebut upper shadow .
 
Pada Body berwarna putih ,upper shadow mewakili ketamakan pembeli sedangkan pada body berwarna gelap ,upper shadow menunjukan ketakuatn pembeli.

Garis yang berada dibawah body disebut lower shadow ,pada body berwarna putih lower shadow mewakili ketakutan penjual,sedangkan pada body hitam lower shadow menunjukan ketamakan penjual.

Pada intinya candlestick digunakan untuk mengetahui tekanan yang dilakukan oleh pembeli atau penjual.Pada akhir periode adu kekutan tekanan itu akan terlihat pada panjang body dan shadownya.

Body putih panjang menunjukan bahwa dari awal periode sampai akhir periode dikuasai oleh pembeli tanpa perlawanan berarti dari penjual.

Body hitam panjang menunjukan bahwa dari awal sampai akhir periode dikuasai penjual tanpa perlawanan berarti dari pembeli.


Shadow panjang dibawah body menunjukan bahwa pada awalnya penjual mendominasi ,namun dalam perjalanannya sampai akhir periode pembeli memberikan perlawanan yang lebih kuat sehingga harga balik arah.

Shadow panjang diatas body menunjukan bahwa pada awalnya pembeli mendominasi pasar kemudian penjual melakukan perlawanan yang lebih kuat sehingga harga bisa ditekan kebawah dan balik arah.


Ada 21 jenis candlestick yang wajib diketahui yaitu:
Candles 1-4: Empat Jenis DOJI

Kami  menyebutnya “Common Doji” karena begitu umum terjadi, biasanya muncul pada small trading range. 

Doji merefleksikan harga tengah dimana kekuatan penjual dan pembeli seimbang sehingga belum bisa digunakan untuk memutuskan transaksi jual atau beli.

Long Legged Doji bisa dikatakan candlestick yang lebih dramastis. 

Dikatakan bahwa harga naik tinggi selanjutnya terjadi taking profit sehingga harga kembali ke tengah. Candlestick seperti ini menunjukkan kekuatan pasar yang melemah.

Gravestone Doji, diantara semua candlestick mungkin candlestick ini yang paling tidak menyenangkan. 

Dimana harga yang sudah mencapai atas tidak sanggup menahan ketinggiannya dan kembali serta ditutup di level yang sama.

Dragonfly Doji, bentuk terakhir dari doji, dimana harga open merupakan harga tertinggi, dijual kemudian ditutup kembali pada harga open.

 Adapun Candlestick ini menurut pengalaman jarang sekali terjadi, dan ketika terjadi maka harga akan cenderung untuk naik atau bullish.

Candles 5-6: HAMMER dan HANGINGMAN, Sinyal Pembalikan atau Reversal
Hangingman, candlestick ini dinamakan demikian karena telihat seperti seseorang yang sedang dieksekusi dengan kaki berayun, selalu terjadi setelah perpanjangan tren naik. 

Analoginya bahwa trader melihat aksi jual, dan buru-buru mengambil posisi tetapi kemudian mereka menemukan bahwa mereka bisa membeli dengan harga yang jauh lebih murah.

Disisi Lain Hammer muncul dari perpanjangan tren turun (downtrend). 

Hammer terjadi karena adanya tekanan jual yang kuat seringkali di saat harga pembukaan, untuk selanjutnya pasar mengalami recovery kemudian ditutup dekat dengan harga open atau lebih tinggi.

Candles 7-8: ENGULFING BULLISH dan BEARISH
Engulfing Bullish terjadi setelah tren turun yang signifikan.  

Engulfing memiliki ciri body mencakup body candlestick sebelumnya dan tidak memiliki shadow atau bayangan. 

Adanya Candlestick ini memberi sinyal bahwa kekuatan seller mulai lemah,  diisi oleh tekanan buyer.

Sebuah Engulfing Bearish terjadi setelah uptrend yang signifikan. Sekali lagi, body candlestick tidak terdapat shadow atau bayang-bayang. 

Engulfing Bearish merefleksikan bahwa  kekuatan buyer melemah dan harga sepenuhya dikuasaiseller.

Candle 9: DARK ClOUD COVER
Bahwasanya Dark Cloud Cover terjadi setelah uptrend yang kuat dan kondisi bearish mulai mengisi pasar.

Dark Cloud memberi sinyal waspada dan melindungi profit yang didapat karena dalam jangka pendek harga akan berbalik arah.

Candle 10: PIERCING, Sinyal Pembalikan Potensial
Kalau Dark Cloud Cover memberi peringatan bahwa uptrend akan segera berakhir, sebaliknya candlestick sebelumnya yang menunjukan bahwa harga akan turun,

sebaliknya Candle Piercing mengindikasikan bahwa tren turun akan berakhir/ berbalik arah, dan kondisi bullish mulai mengisi pasar.

Candle 11-12: EVENING STAR dan MORNING STAR
Pola Evening Star biasanya terjadi selama tren naik yang berkelanjutan. 

Adanya Star menyampaikan bahwasanya tekanan bullish dan bearish sedang tarik menarik, namun tidak ada pihak yang menang. 

Kemudian Muncul Candle ketiga dengan black real body, memberi sinyal kuat bahwa harga akan berbalik arah.

Selanjutnya adalah candle Morning Star.

Adapun Formasi candle Morning Star merupakan kebalikan dari prinsip Evening Star dimana terjadi selama downtrend dimulai dengan black candle, 

kemudian star dan candle ketiga yang menjadi sinyal pembalikan yang lengkap.

Candle 13: SHOOTING STAR
Candle Shooting Star hanya dapat terjadi pada sebuah pasar yang berpotensi naik. 

Dan saat muncul candlestick ini akan menjadi peringatan bahwa minor uptrend akan mengalami pembalikan.

Pada Shooting Star body yang kecil dan upper shadow yang panjang menunjukan bahwasanya tekanan bullish dikontrol oleh tekanan bearish.

Candle 14: INVERTED HAMMER
Kalau kita lihat candlestick Inverted Hammer sekilas nampak sama dengan Shooting Star. 

Bedanya Shooting Star terjadi pada akhir tren naik, sedangkan Inverted Hammer terjadi setelah penurunan signifikan mengambil alih.

Candle 15: HARAMI atau PREGNANT
Ketika kita melihat candle harami , kita akan membayangkan candle yang pertama sebagai ibu dan candle kedua ibarat anaknya yang muncul dari perutnya.

Dari situlah nama harami atau ibu hamil berasal. 

Candlestick harami bisa terjadi saat tren naik ataupun tren turun, 

semisal muncul dalam kondisi uptrend meskipun nampak bahwa bullish masih mengendalikan pasar tetapi cukup potensial sebagai sinyal pembalikan.

Candle 16: MARUBOZU
Di Jepang Marubozu berarti closed-cropped (dipotong pendek) atau sebutan lainnya shaven head atau shaven bottom.

Tipikal candlestick marubozu berupa body candle yang panjang , menunjukan saat itu pasar berada dalam range yang lebar.

Dan dengan shadow yang pendek atau hampir tanpa shadow memperlihatkan bahwa harga bergerak naik (white candle) dan begerak turun ( black candle ) tanpa keraguan.

Candle 17-18: HIGH WAVE dan SPINNING TOP
High Wave dan Spinning Top adalah candlestick yang mengekspresikan keraguan dan kebingungan.

Sebuah pertanyaan yang menarik mengenai candlestick ini, apakah high wave dan spinning top merupakan kebalikan dari marubozu?

 .........Jawabannya relative,

yang pasti ketika muncul marubozu merefleksikan buyer dan seller benar-benar sepakat di pasar,

hal ini kontras dengan spinning top dan high wave yang menandakan situasi dimana buyer dan seller sukar menemukan kesepakatan.

Candle 19: THREE BLACK CROWS
Candle Three Black Crows , formasi yang jarang sekali terjadi di pasar.

Dan saat benar-benar terjadi swing trader harus waspada pada candlestick ini.

Three black crows mencerminkan bahwasanya seller telah mengkontrol kembali harga di pasar, dan dimungkinkan harga selanjutnya begitu untuk bergerak turun.

Candle 20: THREE ADVANCING WHITE SOLDIERS
Pasangan Bullish untuk candle three black crows dikenal sebagai ‘three white soldiers’ 

dan oleh para ahli teori menganggapnya sebagai salah satu pola candlestick yang memberi sinyal kuat untuk naik atau bullish.

Candle 21: TWEEZERS
Tweezers, dapat membantu trader untuk segera menarik keuntungan yang di dapat di pasar.

Menurut pengalaman candle tweezers jarang sekali terjadi di pasar. Namun ketika memang terjadi mereka hampir selalu signifikan.

Jenis tweezers menurut teori ada dua yakni tweezers top dan tweezers bottom dan para trader mengenalnya sebagai pola double bottom atau double top.

Forex Gap Information  

Gaps adalah celah diantara penutupan candle yang satu dengan pembukaan candle yang berikutnya.

Gaps biasa terjadi karena tarlalu banyak dan membanjirnya Order Beli atau Jual .Sehingga gaps ini mencerminkan potensi kekuatan pergerakan yang akan terjadi kemudian.

Ada 4 (empat) jenis gaps yaitu:

1. Common Gaps

Adalah gaps yang muncul di sekitar support atau resistance ,sehingga biasanya akan cepat tertutup karena terbentur support atau resistance.

Namun sebenarnya penutupan gaps ini adalah dalam rangka menghimpun kekuatan untuk bergerak lebih panjang.


Oleh karena itu biasanya setelah terjadi penutupan common gaps ini terjadi pula pergerakan panjang .


2. Breakway Gaps


Adalah Gaps yang terjadi muncul setelah berhasil menembus support atau resistance yang kuat. 


Bisa juga dikatakan ini adalah bentuk lain dari Breakout. Namun karena terlalu kuat tekanannya, maka terjadilah Gaps.


3. Runaway Gaps

Adalah Gaps yang terjadi sebagai bentuk kelanjutan tekanan yang kuat pada saat harga bergerak tajam.


4. Exhaustion Gaps

Adalah Gaps yang terjadi di ujung sebuah trend.


Oleh karena itu Exhaustion Gaps biasanya terjadi setelah trend panjang terbentuk atau terjadi pada kondisi jenuh.

Exhaustion gaps dapat pula dijadikan sebagai signal berakhinya sebuah trend .


Jenis Tren Forex  

Secara instan Trend adalah kecenderungan pergerakan harga dalam rentang waktu yang panjang. 

Pergerakan harga secara umum dibagi menjadi 4 yaitu :

1. Trend Naik (bullish)


Adalah kondisi dimana pergerakan harga memiliki kecenderungan untuk terus bergerak ke atas.


Trend naik ditandai dengan adanya dua titik terendah yang semakin meninggi.

2. Trend Turun (bearish)


Adalah kondisi pergerakan harga yang menurun dan memiliki kecenderuangan untuk terus berlangsung menurun sampai terjadinya pembalikan arah.


Trend turun ditandai dengan dua titik tertinggi yang semakin merendah.



3. Trend Mendatar (sideaway)


Adalah kondisi pergerakan harga yang cenderung untuk bolak balik naik turun dalam rentang harga tertentu.


Hal ini menunjukan bahwa para trader sedang menunggu konfirmasi ataupun sedang mengalami kebingungan.


4. Pergerakan Tanpa arah


Adalah kondisi dimana gerakan harga tidak membentuk sebuah trend dan tidak beraturan. 


Hal ini sering disebabkan oleh tidak adanya berita ekonomi yang dirilis pada hari itu.Sehingga para tarder kecil terombang ambing oleh trader besar.

Garis Support dan Ressistance

Support adalah suatu tingkat harga dimana biasanya terjadi tekanan jual yang diimbangi oleh pembelian ,sehingga harga menjadi balik arah ketas.

Support dibentuk dengan menggambarkan garis yang menghubungkan minimal 2 (dua ) titik terendah yang sejajar.


Resistance adalah suatu tingkat harga dimana biasanya tekanan beli diimbangi oleh kenaikan penjualan,sehingga kenaikan harga dapat tertahan ,bahkan menjadi balik arah kebawah.

Resistance dibentuk dengan menggambarkan minimal 2(dua0 titik tertinggi yang sejajar.

Garis support yang berganti fungsi menjadi garis resistance disebut dengan base line atau garis pijakan . 

Begitu juga sebaliknya garis resistance yang beralih fungsi jadi support disebut dengan base line.

Base line ini berfungsi sebagai pijakan untuk market bergerak lebih jauh lagi .

Elliot Wave

Secara instant elliot wave adalah sebuah teori yang diciptakan oleh Ralp Nelson Elliot yang menyatakan bahwa perilaku pasar yang kacau tetap dapat diprediksikan, 

pasar bergerak dalam formasi sebuah gelombang yang terjadi secara berulang.

Hal ini disebabkan karena setiap trader hampir selalu merespon dengan cara yang sama terhadap kejadian yang sama.

perhatikan gambar

Pada kondisi trend, pergerakan pasar akan membentuk 5 wave (gelombang) dan 3 correction .

Contoh pada trend naik :

Wave ke 1 : Harga mulai bergerak naik , hal ini terjadi karena beberapa trader merasa sudah waktunya membeli, atau sudah waktunya harga balik arah.

Wave ke 2 : Pasar mulai jenuh dan beberapa trader melakukan aksi profit taking sehingga harga sempat turun ,namun tidak sampai pada ttitik terendah.

Wave ke 3 : Harga bergerak panjang, karena trader yang lain mulai menyadari sedang terjadi trend ,sehingga ikut menunggangi trend tersebut.

Wave ke 4 : Harga kembali turun karena beberapa trader melakukan aksi profit taking karena menilai harga sudah terlalu tinggi dan akan balik arah.

Wave ke 5 : Harga kembali naik karena sebagian trader melihat telah terjadi trend dengan jelas,sehingga mereka berpikir untuk mengikuti trend,walaupun sebenarnya sudah sangat overbought.

Correction ke 1 : Harga balik arah karena sudah terlalu tinggi dan overbought.
Correction ke 2 : Harga kembali naik mencari keseimbangan untuk mencari titik tolak .
Correction ke 3 : Harga Turun lebih panjang dari correction ke 1,inilah wujud koreksi sebenarnya.


Setelah terbentuk 5 Wave dan 3 Corection , selanjutnya harga biasanya akan mengikuti arah trend yang dibentuk oleh 5 wave.

Pola Grafik Analisa Teknikal

Mau tahu tentang Pola Grafik Analisa Teknikal

Dibawah ini dibahas tentang Pola Grafik Analisa Teknikal secara lengkap dengan bahasa yang mudah dipahami.


1. Symmetrical Triangles


Segitiga simetris dibentuk dengan adanya high yang semakin merendah dan low yang semakin meninggi , 

penyebabnya adalah jumlah permintaan dan penawaran seimbang ditambah adanya sebuah kebingungan , 

sehingga perlahan lahan beberapa trader keluar dari pasar .

Dan ini menyebabkan volume perdangangan mengecil sehingga market semakin mendatar.

Pada suatu saat kebingungan yang menjadi keraguan itu berubah menjadi tekad besar yang bisa meledak . 

Karena sebelum terjadi segitiga simetris ini didahului oleh sebuah trend , maka biasanya yang meledakkan segitiga simetris ini adalah para trader yang sebelumnya mendominasi. 

Sehingga arah selanjutnya setelah terbentuk segitiga simetris ini mengikuti arah trend yang sebelumnya terjadi .

Cara pemanfaatan segitiga simetris dalam trading adalah : Buka posisi ketika market menembus keluar segitiga dan pada saat volume membesar .

2. Ascending Triangles

Ascending triangle ditandai dengan puncak yang hampir mendatar dan low yang semakin meninggi . 

Ini menunjukan adanya percobaan  untuk menembus sebuah garis resistance secara berulang . 
Percobaan menembus resistance secara berulang ini menunjukan adanya antusias yang tinggi agar harga bisa bergerak lebih tinggi lagi ,

dan ternyata keyakinan bahwa harga akan lebih tinggi juga dilihat oleh trader yang belum masuk market , sehingga ketika ada trader yang masuk market semakin besarlah tenaga untuk menembus garis resistance itu, hingga suatu saat garis itu tertembus.

Pemanfaatan dalam trading adalah : Buka posisi Buy ketika segitiga bagian atas berhasil ditembus .

3. Descending Triangles

Kejadian descending triangle ini mirip dengan ascending triangle , 

Namun arah antusias para trader kebawah , sehingga menimbulkan high yang semakin merendah . 

Ketika garis segitiga bawah ditembus, market akan semakin menurun .

Pemanfaatan dalam trading adalah : Buka posisi Sell ketika garis segitiga bawah ditembus market .

4. Head and Shoulders

Head and shoulders  ini menunjukan sebuah pelemahan trend. Misalnya pada trend Naik , Dimana setelah terjadi puncak head, normalnya  market melakukan koreksi hanya sampai pada level puncak left shoulder. 

Namun yang terjadi adalah market koreksi terlalu dalam sampai hampir sejajar dengan koreksi sebelumnya ini menunjukan mulai adanya tenaga untuk menurun . 

Selanjutnya market diangkat lagi naik karena sebagian trader mengira market belum pantas untuk turun . 

Namun ternyata usaha menaikan market itu gagal melebihi high sebelumnya , bahkan dibalik arahkan lagi lebih dalam menembus support sebelumnya . 

Dengan adanya support yang tertembus ini sebenarnya sudah memberi signal bahwa arah market akan menurun, namun biasanya market melakukan ujicoba dengan bertolak pada garis neckline untuk memastikan bahwa market akan benar benar menurun . 

Jika market tidakbisa menembus necline , maka arah selanjutnya turun sedalam jarak antara Head dan Shoulder .

Pemanfaatan dalam trading : Buka posisi sell ketika market memantul kebawah dari neckline , dengan target profit sejauh jarak antara Head dan Shoulder .

5. Wedges

Wedge atau dalam bahasa indonesia disebut Baji , adalah pola yang sebenarnya menunjukan koreksi dan atau konvergen . 

Bentuknya mirip segitiga simetris , namun memiliki arah yaitu naik atau turun.
Baji Turun atau Falling Wedges ditandai dengan high yang merendah dan low yang merendah .

Baji Naik atau Rising Wedges ditandai dengan high yang meninggi dan low yang meninggi .

Falling wedges yang terjadi pada trend naik menunjukan koreksi , arah selanjutnya naik .

Falling wedges yang terjadi pada trend turun menunjukan konvergen , arah selanjutnya naik .


Rising wedges yang pada trend naik menunjukan konvergen , arah selanjutnya turun .


Rising wedges yang terjadi pada trend turun menunjukan koreksi , arah selanjutnya turun.


Pemanfaatan dalam trading : Buka posisi ketika market berhasil menembus wedges , arahnya sesuai dengan kriteria di atas .

6. Flags and Pennants

Flags and Pennants atau dalam bahasa indonesia nya disebut dengan Bendera dan Panji ini biasanya terjadi setelah terjadi pergerakan panjang . 

Flags and Pennants ini bisa dikatakan sebagai sebuah koreksi kecil atau masa mencari pijakan untuk bergerak lebih tinggi lagi .

Setelah terjadi Flags and Pennants , arah market biasanya sesuai dengan pergerakan panjang sebelumnya . 

Sebagai bentuk penerusan trend . Sehingga pola Flags and Pennants ini dikatakan sebagai pola continuation.

Perlu diperhatikan bahwa , sebuah bendera itu berkibar diatas sebuah tongkat . Dalam trading yang disebut tongkat itu adalah pergerakan panjang sebelum terjadi flag atau pennant . 

Dan biasanya setelah terjadi flag atau pennant , market akan bergerak kembali sejauh panjang tongkat .

Pemanfaatan dalam trading : Open posisi searah dengan trend sebelumnya ketika flag atau pennant berhasil ditembus.

7. Rectangels

Rectangels atau persegi panjang , disebut sebagai pola kelanjutan .
Cara pemanfaatannya adalah Open Posisi ketika market break out atau menembus batas atas atau batas bawah disertai volume yang besar .


Karakter Currency Pair

Berikut ini beberapa karakter currency pair . 

Dengan mengetahui karakter currency pair kita bisa mengetahui resiko dari trading pair tersebut.

GBP/US, adalah pair yang mempunyai pergerakan paling agresif sepanjang masa.
Rentang pergerakan harga grafik ini yang sangat cepat. Dalam hitungan beberapa jam saja pergerakan sudah mencapai 100 poin lebih. 

Berita Fundamental yang sering muncul untuk GBP adalah pada pukul 06.00 WIB (medium impact) dan 16.30 dan19.45 WIB untuk High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium dan High Impact.
  • Rata-rata pergerakan harian: 100 – 200 poin
  • Jam aktif perdagangan : 15.00 – 22.00 WIB
  • Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)
EUR/USD, Pair EUR/USD adalah pair mata uang yang lebih enak ditradingkan ketimbang GBPUSD karena gerakannya stabil . Pergerakannya 3/4 nya GBPUSD. 

Dengan menambahkan SMA 10 dan20, kita dapat mengambil keputusan Buy dan Sell.
Berita Fundamental yang sering muncul untuk EUR adalah pada pukul 16.00 dan 18.00 WIB untuk Medium dan High Impact. 

Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium danHigh Impact.
  • Rata-rata pergerakan harian: 75 – 150 poin
  • Jam aktif perdagangan : 14.00 – 22.00 WIB
  • Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)
AUD/USD, Jika Anda ingin bertrading santai, tanpa takut pergerakan harga bergerak cepat secara drastis, Anda dapat memilih alternatif untuk AUD/USD.

Pergerakan AUD/USD adalah setengah dari EUR/USD atau 3/4 dari GBPUSD. Berita Fundamental yang sering muncul untuk AUD adalah pada pukul 07.30, 10.30 WIB (suku bunga) untuk Medium danHigh Impact. 

Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium danHigh Impact.
  • Jam aktif perdagangan : 07.00 – 22.00 WIB
  • Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)
USD/JPY, Pair ini sering memberi kejutan dimana Anda harus berhati-hati dalam mengambil keputusan Buy atau Sell. 

Walaupun gerakan hariannya panajng namun seringkali mudah dibalik arahkan sehingga body candlenya kecil . 

Jam berita Fundamental adalah 06.50 – 12.00  WIB untuk Jepang dan untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium danHigh Impact.
  • Jam aktif perdagangan : 14.00 – 22.00 WIB
  • Nilai per poin : $1.2 (mini) atau $12 (regular)

Cut Loss

Berikut ini penjelasan tentang cut loss. 

Dengan memahami cut loss anda akan terhindar dari kerugian yang semakin besar.

Cut Loss adalah tindakan menutup posisi yang merugi karena harga bergerak berlawanan dengan prediksi kita , sehingga kita bisa menghindari kerugian yang lebih besar.

Misalnya :
Anda memprediksi GBP/USD akan NAIK dari 1.2000 ke 1.3000 .
Lalu memutuskan membeli (Buy) sekarang di harga 1.2000 dengan harapan harga akan naik sehingga anda bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi dan mendapat keuntungan.


Namun ternyata harga tidak naik , malah sebaliknya TURUN ke 1.1700!
Dan setelah melakukan analisa ulang, 

Anda berkesimpulan bahwa kemungkinan besar harga akan turun lebih jauh lagi,.
Tentu ini akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar lagi.

Jadi apa yang harus anda lakukan?
Daripada menderita rugi yang lebih besar lagi, anda harus memutuskan untuk melakukan tutup posisi (melikuidasi) .

Inilah yang disebut cut loss

Dengan cut loss ini anda hanya menderita kerugian sebesar 300 point.

 Tips melakukan Cut Loss
  1. Lakukan CUT LOSS apabila setelah analisa ulang, harga akan bergerak terus menerus berlawanan dengan posisi anda
  2. Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS BENAR, berarti anda sudah mencegah diri dari kerugian yang lebih besar
  3. Kalau ternyata keputusan anda dalam melakukan CUT LOSS SALAH, berarti anda sudah mencegah diri dalam hal mengurangi kerugian saat ini (atau bahkan mencapai profit). Ini berarti harga akan bergerak ke arah ekspektasi awal Anda.
Apakah Anda disebut GAGAL apabila melakukan CUT LOSS?
Jawabannya : TIDAK.  Karena masih ada hari esok , masih ada TRADING SESSION yang lain.

Tidak menjadi masalah hari ini anda rugi , karena kita masih melihat hari esok lebih cerah.
Masih ada kesempatan profit yang lebih besar dihari esok dibandingkan kerugian saat ini.
Kita harus mengamputasi bagian tubuh yang sakit kangker, supaya tubuh lain sehat dan bisa berkativitas lagi . 

Melepaskan 1 analisa yang salah sangat disarankan untuk dapat melakukan trading secara lebih baik di masa yang akan datang.

Switching

Dibawah ini adalah penjelasan tentang switching

Dengan menggunakan switching kita terhindar dari kerugian yang lebih besar, bahkan bisa menjadi profit  .

Switching adalah melakukan pergantian arah dengan menutup posisi yang sedang merugi ,karena harga bergerak berlawanan dengan prediksi , 

dilanjutkan dan membuka posisi baru mengikuti gerakan harga yang sedang terjadi ,dengan harapan keuntungan posisi yang kedua akan lebih besar dari posisi pertama yang sudah Cut Loss.

Misalnya :
Anda memprediksi GBP/USD akan NAIK dari 1.2000 ke 1.3000.

Lalu anda Buy  GBP/USD di harga 1.2000 dengan harapan harga akan naik .


Tapi ternyata bukannya naik , malah sebaliknya TURUN ke 1.1700!

Dan setelah analisa ulang, anda menyimpulkan bahwa prediksi bahwa harga akan naik adalah  salah , dan diprediksikan harga akan turun ke 1.1000.

Apa yang harus dilakukan ?
Daripada melawan harga pasar dan menderita kerugian dan lagipula harga akan turun lebih jauh dari sekarang, Putuskan untuk menutup posisi Buy anda yang sekarang merugi (Buy 1.2000, close di 1.1700) lalu buka posisi baru Sell di 1.1700 (dengan harapan harga akan turun ke 1.1000).


Setelah beberapa saat ternyata harga terus turun ke 1.1000 sehingga anda mendapatkan keuntungan 700 point (1.1700 – 1.1000) . Lebih besar dari kerugian yang pada posisi pertama yang ditutup sebelumnya, sebesar -300 point (1.1700 – 1.2000).

Sehingga ketika anda menutup posisi Sell anda , keuntungan anda pada hari itu sebesar 700 – 300 = 400 point.

TIPS :
Lakukan SWITCHING dengan membuka posisi kedua yang berlawanan dengan posisi pertama hanya bila prediksi keuntungan melebihi nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup.

Kalau ternyata harga berubah ternyata sesuai dengan prediksi pertama, maka anda akan menderita kerugian 2 kali, yaitu posisi pertama dan posisi kedua juga


Averaging

Berikut ini penjelasan tentang averaging .

Dengan menggunakan averaging , kerugian yang kita alami bisa ditutup dalam waktu yang cepat.

Averaging adalah membuka lagi posisi baru dengan arah prediksi sesuai dengan posisi lama , meskipun saat ini harga bergerak berlawanan ,

dengan keyakinan harga saat ini akan mengikuti sesuai dengan prediksi kita.

Averaging diambil saat kita yakin bahwa harga akan kembali berbalik sesuai prediksi semula .

Artinya ketika kita memprediksi harga akan naik , ternyata malah turun , dan kita masih memprediksikan harga akan naik , disitulah kita lakukan averaging . 

Sehingga ketika harga kembali ke posisi beli yang pertama , kita sudah untung . Yaitu dari posisi yang ke dua.

Contoh :
Anda memprediksi bahwa harga GBP/USD  akan naik dari 1.2000 ke 1.2500 maka anda membuka posisi Buy.

Tidak lama kemudia harga bergerak turun ke 1.1800 , karena anda tetap yakin harga akan naik , anda buka posisi BUY lagi di 1.1800 .

Selang beberapa saat ternyata harga balik arah ke atas dan sekarang berada di level 1.2000 .

Jika anda melikuidasi kedua posisi anda maka : Posisi yang pertama = IMPAS dan posisi yang ke dua = Untung 200 point .

Averaging juga bisa dilakukan ketika kita sedang untung , 

misalnya :
Anda memprediksi bahwa harga GBP/USD  akan naik dari 1.2000 ke 1.2500 maka anda membuka posisi Buy.

Tidak lama kemudian ternyata benar harga bergerak naik , 

saat ini berada di level 1.2300 . karena anda tetap yakin harga akan naik ke level 1.2500 , anda buka posisi BUY lagi di 1.2300.

Jika ternyata harga bergerak naik ke 1.2500 , maka anda mendapatkan double keuntungan dari posisi ke satu dan ke dua . 

Yaitu sebesar 500 point dari posisi ke satu dan 200 point dari posisi ke dua.
Namun jika ternyata harga malah turun ke 1.2200 , maka anda masih tetap untung yaitu sebesar 100 point . 

Dari posisi ke satu untung 200 point dan dari posisi kedua rugi 100 point. sehingga keuntungan bersih pada saat menutup kedua posisi itu adalah 100 point.

Jenis Trader dan Entry Point 

Anda mau tahu tentang Jenis Trader dan Entry Point ? Pada belajar forex kali ini akan dibahas tentang Jenis Trader dan Entry Point nya .

Ada beberapa jenis trader dilihat dari entry pointnya yaitu :
1. Bottom Buyer Top Seller


Strategy ini bisa dibilang scalper,cocok untuk kondisi market yang bergerak mendatar.

Indikator yang diperlukan adalah jenis Oscillator yang dapat mendeteksi kejenuhan pasar.


Aturan mainnya adalah :
BUY ketika harga berada di sekitar support,dan indikator menunjukan telah jenuh jual. Lebih bagus jika muncul candle /bar jenis pembalikan seperti Hammer.

SELL ketika harga berada disekitar resistance ,dan indikator menunjukan jenuh jual. Lebih bagus jika muncul candle pembalikan.


2. BREAKOUTER


Breakout biasanya terjadi setelah market yang bergerak sideway.Breakout menunjukan antusiasme yang tinggi dari pembeli atupun penjual.

Sebelum breakout biasanya di dahului oleh false signal ,lembah yang lebih tinggi dari sebelumnya,puncak yang lebih rendah dari sebelumnya,atau ada indikator yang menunjukan jenuh beli/jual pada market yang datar.

Aturan mainnya adalah :
BUY ketika harga berhasil menembus resistance disertai Volume yang besar dan Volatilitas yang tinggi.

SELL ketika harga berhasil menembus Support disertai Volume yang besar dan Volatilitas yang tinggi .

3. TREND FOLLOWER


Trading dengan mengikuti trend sangat cocok untuk jangka panjang. 

Terbentuknya tren ditandai dengan adanya lembah yang semakin meninggi atau puncak yang semakin merendah.

Trend normalnya memiliki kemiringan 45 derajat.Jika trend terlihat sangat curam,ini menunjukan akan segera dibalikkan.

Aturan mainnya adalah :
BUY sesaat setelah terbentuk lembah yang semakin tinggi dari lembah sebelumnya.Sangat lebih baik jika indikator jenis trending menunjukan bahwa trend naik sedang terjadi.

SELL sesaat setelah terbentuk puncak yang semakin rendah dari puncak sebelumnya.Juga lebih baik jika indikator jenis trending menunjukan sedang terjadi trend turun dan atau indikator jenis oscilator menunjukan bahwa harga baru saja keluar dari zona jenuh beli.

4. CORRECTER 


Strategy ini adalah temuan seorang trader bernama Edi Marsel ,strategy ini cocok digunakan ketika trend kuat atau jangkan panjang terjadi.

Trend yang kuat mempunyai satu arah,sehinga ketika arah grafik berbalik tanpa ada tenaga,arah grafik akan dikembalikan seperti semula mengikuti trend yang sedang terjadi.

Aturan mainnya dalah :
BUY ketika trend kuat terjadi dan harga berada di sekitar support.Lebih baik jika grafik menunjukan pelemahan dan indikator oscilator menyatakan telah jenuh jual.

SELL ketika trend kuat terjadi dan harga berada di sekitar Ressistance.

Lebih baik jika grafik menunjukan pelemahan dan indikator oscilator menyatakan telah jenuh beli

Dengan mengetahui beberapa entry point ini , 

silahkan anda tentukan mana yang paling mudah dan cocok untuk trading anda. 

Jenis trader manapun bukan masalah, yang menjadi masalah jika anda tidak memiliki gaya trading. 

­
BACA ARTIKEL >

PANDUAN PILIHAN